<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bunciono a simple mind</title>
	<atom:link href="http://bunciono.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bunciono.net</link>
	<description>simplicity makes sense</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Apr 2011 14:35:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.3</generator>
		<item>
		<title>Installation and First Contact</title>
		<link>http://bunciono.net/2011/03/installation-and-first-contact/</link>
		<comments>http://bunciono.net/2011/03/installation-and-first-contact/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 10:26:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zend Framework]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bunciono.net/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Kita sudah sedikit mengenal Zend Framework (ZF) dari deskripsi dan terminologi. Langkah berikutnya adalah instalasi Zend Framework di environment yang kita miliki, baik Linux, Windows, atau bisa juga Mac OS. Namun karena yang punya situs ini menggunakan Ubuntu (Linux OS), maka penjelasan terbatas hanya di operating sistem Ubuntu. Asumsinya adalah sudah terinstall minimal PHP 5.2.x, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita sudah sedikit mengenal Zend Framework (ZF) dari deskripsi dan terminologi. Langkah berikutnya adalah instalasi Zend Framework di environment yang kita miliki, baik Linux, Windows, atau bisa juga Mac OS. Namun karena yang punya situs ini menggunakan Ubuntu (Linux OS), maka penjelasan terbatas hanya di operating sistem Ubuntu. Asumsinya adalah sudah terinstall minimal PHP 5.2.x, MySQL, dan Apache 2.2.x.<br />
<span id="more-88"></span><br />
<strong>INSTALASI</strong></p>
<p>A. Download versi Zend Framework terbaru dari situs Zend : http://framework.zend.com/download/latest<br />
Situs resmi zend framework bagian download tersedia beberapa tipe file compress Zend Framework yaitu : Full, Minimal, dan Documentation. Jika pertama kali menggunakan framework zend maka pilihlah versi Full dimana telah termasuk di dalamnya dokumentasi, contoh-contoh, unit-test dan toolkit pihak ketiga yang berguna.</p>
<p>B. Buat folder untuk menampung sementara hasil ekstrak file ZendFramework-XX.tar.gz.<br />
<code><br />
$>sudo mkdir /tmp<br />
$>cd /tmp<br />
$>sudo tar -xvzf ZendFramework-XX.tar.gz<br />
</code></p>
<p>C. Setelah proses di atas maka akan terdapat folder-folder di dalam direktori ekstrak tadi, yang perlu menjadi perhatian untuk saat ini adalah folder <em>library/</em> dan <em>bin/</em>. folder <em>library/</em> berisi semua komponen-komponen Zend Framework (yang bisa berdiri sendiri) dan folder<em>bin/</em> berisi perangkat command-line yang berguna saat inisialisasi proyek dan penambahan obyek dalam framework ZF.</p>
<p>Karena saya berkeinginan agar setiap versi Zend Framework bisa dikelola maka untuk folder<em> library/</em> akan saya simpan di <em>/opt/library/php</em> folder sehingga nantinya saya memiliki koleksi library zend sebagai berikut :<br />
<code><br />
$>sudo mkdir -p /opt/library/php<br />
//untuk menampung library zend versi 1.11.3<br />
$>sudo mkdir /opt/library/php/zf-1.11.3<br />
$>sudo mv ~/ZendFramework-xx/library/Zend /opt/library/php/zf-1.11.3/ </p>
<p>sehingga suatu saat terdapat beberapa folder yang menampung versi-versi dari library Zend<br />
/opt/library/php/zf-1.11.3/Zend<br />
/opt/library/php/zf-1.11.4/Zend<br />
/opt/library/php/zf-1.11.X/Zend<br />
</code></p>
<p>Setelah itu kita kelola folder bin/ dengan memindahkan isinya ke direktori /usr/local/bin agar command-line bisa dieksekusi langsung tanpa disertai foldernya.<br />
<code><br />
$>mv bin/* /usr/local/bin/<br />
$>chmod +x /usr/local/bin/zf.sh<br />
$>ln -s /usr/local/bin/zf.sh /usr/local/bin/zf<br />
//selanjutnya zf bisa dieksekusi langsung<br />
$>zf —help<br />
</code><br />
<div id="attachment_105" class="wp-caption aligncenter" style="width: 666px"><a href="http://bunciono.net/wp-content/uploads/2011/03/zfhelp.jpg"><img src="http://bunciono.net/wp-content/uploads/2011/03/zfhelp.jpg" alt="zf --help" title="zfhelp" width="656" height="393" class="size-full wp-image-105" /></a><p class="wp-caption-text">zf --help</p></div></p>
<blockquote><p>
<strong>Tips&#8230;</strong><br />
Saat pertama kali dilakukan command &#8216;zf&#8217; pasti menemui hasil yang tidak seperti di atas, jangan kuatir tinggal kita setup saja library zend nya sehingga command &#8216;zf&#8217; mengetahui dimana letak library yang digunakan.<br />
<code><br />
$>ZEND_TOOL_INCLUDE_PATH=/opt/library/php/zf-1.11.4 zf --setup storage-directory<br />
//maka akan terbentuk folder /home/anda/.zf<br />
$>ZEND_TOOL_INCLUDE_PATH=/opt/library/php/zf-1.11.4 zf --setup config-file<br />
//maka akan terbentuk file inisialisasi letak library Zend .zf.ini<br />
</code><br />
sudah selesai dan siap dieksekusi kembali command &#8216;zf&#8217; nya.
</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bunciono.net/2011/03/installation-and-first-contact/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>just want to try</title>
		<link>http://bunciono.net/2011/03/just-want-to-try/</link>
		<comments>http://bunciono.net/2011/03/just-want-to-try/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 05:43:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Symfony]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bunciono.net/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[test sajah]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>test sajah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bunciono.net/2011/03/just-want-to-try/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Introduction of Zend</title>
		<link>http://bunciono.net/2011/03/introduction-of-zend/</link>
		<comments>http://bunciono.net/2011/03/introduction-of-zend/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2011 03:28:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Zend Framework]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bunciono.net/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu Zend ? Pengenalan awal terhadap sebuah teknologi diperlukan untuk mengerti kenapa dia begitu penting untuk dibuat. Begitu juga dengan Zend sebagai sebuah produk pemrograman PHP, perlu kita ketahui kenapa dan untuk apa dia ada. Dari web resminya kita mengambil beberapa intisari mengenai Zend Framework (ZF), yaitu : &#8220;Sebuah produk kerangka program bersifat open [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Apa itu Zend ?</strong><br />
Pengenalan awal terhadap sebuah teknologi diperlukan untuk mengerti kenapa dia begitu penting untuk dibuat. Begitu juga dengan Zend sebagai sebuah produk pemrograman PHP, perlu kita ketahui kenapa dan untuk apa dia ada. Dari web resminya kita mengambil beberapa intisari mengenai Zend Framework (ZF), yaitu : </p>
<blockquote><p>&#8220;Sebuah produk kerangka program bersifat open source untuk keperluan pengembangan aplikasi web berbasis PHP5, selain itu ZF dapat juga digunakan sebagai &#8216;component library&#8217;, karena sifat library nya independen antara satu dengan lainnya. ZF sebagai sebuah framework menyediakan pola pemrograman Model-View-Controller yang sedang trend saat ini&#8221;.
</p></blockquote>
<p>Tidak seperti framework lain, ZF memiliki arsitektur bersifat &#8216;loosely coupled&#8217;, dengan pengertian bahwa framework ini dibentuk oleh komponen-komponen yang sebagian besar independen (berdiri sendiri sebagai sebuah class program) dan minim saling keterkaitan antara satu komponen dengan lainnya. Dengan sifat arsitektur seperti ini, ZF memungkinkan developer membuat aplikasi yang ringan, hanya menggunakan komponen yang diperlukan saja menurut kebutuhan. Ketika sedang membuat aplikasi autentifikasi, maka hanya diperlukan komponen Zend_Auth untuk implementasinya.</p>
<p>Selain itu, ZF menyediakan perangkat yang lengkap untuk implementasi pemrograman berpola Model-View-Controller (MVC Pattern). MVC adalah teknik pemrogram modern yang membagi konsentrasi koding atas tiga bagian utama, yaitu Model (Data), View (Interface), dan Controller (Business Logic). Dengan pembagian ini meningkatkan reusabilitas dan kode terstruktur lebih baik (readability) sehingga memudahkan pengelolaan kode program terutama dalam sebuah kerja tim.</p>
<p>Zend Framework dikembangkan oleh Zend Technologies merupakan perusahaan komersial yang didirikan oleh Andi Gutmans dan Zeev Suraski. Kedua orang inilah yang menulis kembali PHP Parser sejak versi PHP 3. Sejak dibentuk pada tahun 2007 sampai sekarang, Zend Framework telah menyediakan lebih dari 60 komponen dasar, diantaranya mendukung API Google, Amazon EC2, Adobe Action Message Format, Flickr, dan lainnya.</p>
<p>Zend Framework tersedia untuk public dan gratis untuk digunakan walau untuk produk komersil sekalipun. ZF sebagai produk open source tersedia dengan lisensi BSD yang mengisyaratkan free digunakan tanpa perlu membayar biaya lisensi. Lebih jauh mengenai BSD License bisa melihat <a href="http://http://en.wikipedia.org/wiki/BSD_licenses">bsd licenses</a></p>
<p><strong>Apa feature-feature yang dimilikinya ?</strong><br />
<em>Menggunakan PHP (versi 5) sebagai bahasa programnya</em>. PHP5 merupakan salah satu bahasa program web yang mengalami pengembangan significan, sehingga banyak orang yang menggunakan. Dukungan dokumentasi dan informasi mengenai bahasa program ini tersedia sangat banyak di internet, maka tidak salah PHP5 menjadi bahasa program paling populer didunia pengembangan aplikasi web.</p>
<p><em>Memiliki sifat reusabilitas (guna-pakai kembali)</em>. Zend Framework merupakan produk yang full bersifat object oriented dan menggunakan seluruh pemodelan object yang disediakan PHP5.x. Pemrograman yang berdasar arsitektur Object Oriented berfokus pada pembuatan class-class program yang bertujuan menghindari penulisan ulang code program, sehingga akhirnya meningkatan reusabilitas.</p>
<p><em>Mendukung Internationalization</em>. ZF menyediakan komponen Zend_Locale merupakan kontrol level aplikasi dari lokasi user. Selain itu tersedia komponen Zend_Translate untuk dukungan aplikasi dengan multi bahasa termasuk karakter-karakter yang didukung (arab, china, latin, etc), format waktu (Zend_Date), dan sistem penulisan uang (Zend_Currency).</p>
<p><em>ZF dibuat dalam proyek open source</em>. Sponsor pembuatan ZF adalah Zend Technologies dan didukung oleh ribuan orang sebagai developer yang secara sukarela bersama-sama meningkatkan feature ZF dan elimisasi bug yang ada, karena inilah sifat open source. Zend Tecnologies sebagai sponsor utama memberikan arahan proyek besar ZF dan kemudian memutuskan apa-apa saja yang disertakan sebagai produk akhir. Sifat alami dari open source adalah kode bisa diakses oleh siapa saja, developer dimana saja, kemudian dimungkinkan memberikan masukan, info bug/error, kemungkinan pengembangan lebih lanjut sehingga ZF sebagai sebuah produk bisa hadir menjadi lebih baik setiap saatnya.</p>
<p><em>Dukungan Komunitas</em>. Seperti disebutkan di atas, Zend Framework dibentuk dari bahasa program PHP yang banyak digunakan sehingga dukungannya luas, ditambah dengan ZF sebagai proyek open source yang mengundang orang lain untuk turut bersama-sama membuat produk ZF menjadi lebih baik setiap saat. ZF menjadi sebuah produk yang menarik perhatian orang sehingga dukungan publik terhadap ZF menjadi tinggi.</p>
<p><strong>Kenapa Zend Framework begitu unik ?</strong><br />
Feature-feature di atas tentu bersifat umum dan juga berlaku untuk framework lainnya. Namun yang mengusik pikiran kita adalah, apa yang membuat ZF begitu unik sehingga pantas untuk dipelajari bahkan digunakan dalam domain kerja pemrograman ? beberapa di antaranya mungkin menjawab pertanyaan itu adalah :</p>
<p><em>Loose Coupling</em>. Seperti yang telah disebutkan di atas, ZF dibentuk dari komponen-komponen sebagian besar independen antara satu dengan lainnya. Ketika developer hendak membuat sebuah fungsi program maka diambil komponen yang berkesesuaian dengan kebutuhannya, misal dalam pembuatan form maka hanya memanfaatkan Zend_Form sebagai komponen dasar. Karena sifatnya yang individual, maka library dalam ZF bisa digunakan untuk membuat aplikasi non MVC. Library dalam ZF bisa dimanfaatkan sebagai library-library dasar pemrograman PHP ortodok atau bahkan framework PHP lain (semisal symfony bisa memanfaatkan library Zend sebagai third party library).</p>
<p><em>Siklus pengembangannya cepat</em>. Hampir setiap bulan, Zend Framework menerbitkan versi baru baik itu berupa penambahan feature atau perbaikan dari bug yang ada. Layanan pengembangan yang agresif membuat komunitas yang memanfaatkan ZF semakin percaya diri apalagi didukung oleh sistem versioning yang pasti waktu dan rencana pengembangannya.</p>
<p><em>Perangkat Code-Generation</em>. ZF menyediakan beberapa command yang digunakan untuk membantu developer mempersingkat penulisan kode program. Layanan ini terutama dilakukan oleh Zend_Tool Component. Developer dapat menggunakan perangkat ini misal untuk membuat kerangka utama sistem MVC dari Zend Framework.</p>
<p><em>Pasar mengakui kredibilitasnya</em>. ZF dibentuk oleh Zend Technologies yang sangat antusias melakukan pengembangan terutama dalam teknologi PHP. Sebagai perusahaan besar, Zend Technologies telah mengembangkan tools komersil yang sangat bagus misal Zend Studio dan Zend Server. Produk yang dihasilkan zend banyak dimanfaatkan perusahaan-perusahaan besar seperti MCAfee, NASA, IBM, Fox Interactive Media dan lainnya.</p>
<p><em>Menjadi aplikasi pihak ketiga yang bagus</em>. Untuk beberapa aplikasi besar, ZF dimanfaatkan sebagai aplikasi pihak ketiga untuk menjalankan fungsi-fungsi utama aplikasi tersebut. Misal saja ZF berperan sangat baik di API data dari Google, Twitter, Flickr, Del.icio.us, Amazon, dan Yahoo. Selain itu ZF kompatibel sekali jika disandingkan dengan MySQL, PorgreSQL, Oracle, MS Server &#8211; yang merupakan RDBMS kelas dunia.</p>
<p><em>Tersedia dukungan komersil</em>. Zend Framework juga menyediakan layanan komersil terutama dalam konsultasi teknologi dan training skill ZF. Layanan ini tentu membantu pihak tertentu yang menginginkan percepatan implementasi ZF dalam mewujudkan kebutuhannya.</p>
<p><em>Dokumentasi tersedia dan tersebar cukup banyak</em>. Dukung dokumentasi juga tidak lepas dari besarnya dukungan komunitas Zend Framework seluruh dunia. Dengan demikian tentu mempermudah developer dalam beradaptasi dengan ZF sebagai framework dasar terutama ketika menemui persoalan-persoalan ketika mengimplemtasikan ZF.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bunciono.net/2011/03/introduction-of-zend/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>test artikel PHP</title>
		<link>http://bunciono.net/2011/03/test-artikel-php/</link>
		<comments>http://bunciono.net/2011/03/test-artikel-php/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 09:39:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP5]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bunciono.net/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[test artikel-artikel PHP]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>test artikel-artikel PHP</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bunciono.net/2011/03/test-artikel-php/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>test Symfony Post</title>
		<link>http://bunciono.net/2011/03/test-symfony-post/</link>
		<comments>http://bunciono.net/2011/03/test-symfony-post/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 09:39:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bunciono.net/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony test artikel Symfony </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bunciono.net/2011/03/test-symfony-post/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>test zend framework</title>
		<link>http://bunciono.net/2011/03/test-zend-framework/</link>
		<comments>http://bunciono.net/2011/03/test-zend-framework/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Mar 2011 09:38:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Zend Framework]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bunciono.net/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[test isi zend framework]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>test isi zend framework</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bunciono.net/2011/03/test-zend-framework/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://bunciono.net/2011/03/hello-world/</link>
		<comments>http://bunciono.net/2011/03/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2011 07:11:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP5]]></category>
		<category><![CDATA[Symfony]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bunciono.net/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bunciono.net/2011/03/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

